Selasa, 14 Mei 2013

Dokumentasi Wawancara dengan Bupati Jepara Bpk. Marzuki






kedatangan bapak bupati jepara dirumah petinggi ( lurah ) desa tegal sambi jepara..





foto sama bapak bupati jepara setelah wawancara dan ngobrol santai di rumah pak lurah tegal sambi jepara




proses wawancara tentang tanggapan bapak bupati jepara terhadap kepedulian pemerinta jepara untuk mahasiswa jepara yang berada di kota lain.

            " semua yang bersifat resmi pasti ada badan perlindungan... termasuk sebuah organisasi daerah yang tumbuh di kota lain... silahkan datang ke rumah ( Kabupaten ) kami dan rumah kita semua... kritik dan saran adalah kewajiban kami untuk mendengar dan menanggapi.... inti nya bersatulah, jangan ada kepentingan pribadi di dalam kepentingan bersama,," 
          
            itu lah inti dari omongan Bapak Bupati jepara kepada saya waktu setelah selesainya acara perang obor di desa tegal sambi Jepara. 
tidak sia-sia saya pulang jauh ke rumah dari pagi sampai malam dengan dua tujuan :
1 : membuat penelitian untuk bahan proposal skripsi.
2 : bertemu bpk. Bupati Jepara sesuai janji untuk menyampaikan aspirasi teman2 mahasiswa yang di Jogja ( Maskara ) yang telah saya wakili. 

              keramah tamahan dan tanggapan Bpk.Marzuki kepada saya sekaligus mewakili teman2 Mahasiswa yang di Jogja ( Maskara ) membuat rasa capek yang begitu terasa, sedikit demi sedikit terasa hilang...

              terima kasih termasuk teman2 Maskara, Bpk Kapolsek Tahunan Budi Wiyono, Bpk.Kabid Humas Kapolsek Tahunan Bpk. Wahyu Santosa yang telah membantu saya untuk bisa bertemu dan audiensi dengan Bpk.Marzuki yang selaku Bupati Jepara..


Minggu, 03 Maret 2013

kesadaraan diri menumbuhkan sikap percaya diri

kesadaran diri adalah sikap yang paling terakhir dimana disaat seseorang susah kehilangan siapa diri nya sekarang dan untuk apa dia sekarang....
siapa yang paling rawan terkena penyakit hilangnya jati diri mereka adalah para penerus bangsa yaitu Mahasiswa. Saya katakan penyakit karena dalam semboyan Bangsa Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika yaang artinya   “Berbeda-beda tetapi tetap satu” . Dari situlah kita harus bersatu secara nasionalis dan individualis...
secara nasionalis kita harus bersatu dulu dalam lingkup yang namanya keluarga, bersatu dalam satu desa, bersatu dalam satu kecamatan, bersatu lebih tinggi lagi dalam lingkup kabupaten dan seterusnya...
begitu pula para mahasiswa yang se kota atau sama-sama disuatu tempat yang mungkin asing bagi kita pada waktu menginjakkan kaki kita ditempat ini sebisa mungkin kita sadar bahwa kita adalah orang asing disini dan kita juga tahu bahwa gak cuma kita yang dianggap orang asing disini, banyak orang ndari daerah lain disini. dari banyaknya orang-orang asing di suatu kota inilah terdapat keinginan untuk berkumpul dengan teman-teman se kota, keinginan ini tumbuh untuk mengobati rasa kangen kita terhadap kota kita yang tercinta...
apa kalian gak kangen sama keluarga anda ?
apa gak langen sama tanah kelahiran anda ?
apa kalian gak kangen sama teman-teman kalian disana ?
disini bukan ajang alay, lebay, gengsi..........
pastilah kita kangen semua yang ada didaerah kita... dari hal itu kita akan sadar bahwa berkumpul dengan teman sedaerah itu lebih menyenangkan dari pada teman-teman biasa...
dan akan selalu saya pahami itu dan akan selalu aku ingat kata-kata ku ini...
terima kasih...