Kamis, 23 Oktober 2014

KESADARAN PEMUDA DALAM PELESTARIAN BUDAYA DAERAH

Era modern merupakan era yang rentang terhadap para penerus bangsa atau calon pemegang tongkat estafet daerah atau bahkan pemegang estafet kepemimpinan di negeri ini. Penjajahan secara tidak langsung telah merubah pemikiran-pemikiran para pemuda indonesia, banyak hal yang sudah ditinggalkan oleh pemuda sekarang, baik dari segi sosial, ekonomi, dan yang paling mencolok adalah lunturnya budaya dan tradisi lokal.

Kita tahu bahwa pemuda adalah penerus bangsa, pembawa perubahan demi kemajuan bersama. Perubahan dan pembaharuan sudah dirancang oleh tokoh Sumpah Pemuda salah satunya adalah " Budi Utomo ". Kita hanya meneruskan apa yang telah dibuat dan kita harus menjaga apa yg harus jaga...

Pemaknaan Sumpah Pemuda bukan hanya dari segi sejarah dan pendirinya akan tetapi pemaknaan Sumpah Pemuda harus dilandasi kesadaran bahwa pemuda pemuda indonesia harus ikut andil dalam kemajuan bangsa dan negara indonesia.

PEMUDA HARUS MENJADI PENGAWAL NEGARA
PEMUDA HARUS BELAJAR MENCINTAI BUDAYA
PEMUDA HARUS MENJADI TOLAK UKUR DARI KEMAJUAN BANGSA
PEMUDA HARUS BERSIKAP INTELEKTUAL
PEMUDA HARUS MEMBERIKAN SUMBANGSI ATAS ILMU-ILMU YG TELAH DIDAPAT DARI PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN.

" SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928"

Selasa, 23 September 2014

UNTUKMU DAN AKAN KEMBALI KEPADAMU

 Maskara

saya menulis ini bukan berarti saya tidak punya apa-apa untuk saya jelaskan. sesuai judul yg saya tulis " untukmu dan akan kembali kepadamu " sederhana kata tapi kaya akan makna itu yg saya ketahui dan saya pahami tentang arti Tema di atas.

saya disini bukanlah anak manja, bukan juga anak orang kaya, apalagi anaknya pejabat...
saya adalah warga daerah biasa yg dilahirkan dari keluarga biasa. tumbuh besar dengan didikan yg lumayan keras itu membuatku sadar bahwa setiap putra daerah mempunya kapasitas sendiri untuk menojolkan apa yg disebut itu ilmu kemasyarakatan.

ilmu kemasyarakatan bisa didapat oleh semua orang yang dirinya memang bisa membuka dan menjadi peka terhadap lingkungan sekitar. saya menulis ini bedasarkan pengalaman saya selama kurang lebih 4 tahun di dalam Organisasi yg manurut saya adalah Organisasi terbesar di kalangan Mahasiswa untuk daerah Jepara. Organisasi ini adalah MASKARA ( Mahasiswa Yogyakarta Jepara ).
dari organisasi ini kita diajarkan untuk berdiri diatas problematika masyarakat, pemberdayaan SDM dari semua anggotanya, membentuk pola pikir sebagai peran Mahasiswa secara umum, dan mempelajari bagaimana kita memposisikan sebagai leader atau sebagai Agent of change ( perubahan ).

banyak mafaat didalam proses pembelajaran disini... saya bisa berkata banyak karena disinilah saya tumbuh berkembang dan bisa melatih vocal dalam hal keilmuan dan kekeluargaan dari teman sedarah atau saudara jauh ( tidak sedarah ).

silahkan pahami dalam dirimu, sama siapa kalian akan memminta pertolongan selain kepada Allah dan keluargamu?? apakah sama teman2 mu diluar sana?? apakah mereka bisa menjamin 24jam bisa menolongmu...?? SAYA BISA MENJAMIN 24 JAM untuk siapapun dari saudaraku kalau ada yg memang membutuhkanku.

ini adalah Organisasi Swasembada ( berdiri atas Asas Kekeluargaan )..
tanpa pengakuan dari pemerintah daerah, saya pun tak mempermasalahkan... saya butuh pengakuan dari teman-teman bahwa kita semua adalah saudara dari kota yg terkenal dengan kejayaan sejarahnya dan keberanian dari leluhur kita ( Ratu Shima, Ratu KALINYAMAT, dan R.A Kartini )..
Mari kita sama2 membangun kota kita yg sesaui dengan istilah "seko ndeso bali ng ndeso" dan untuk temen2 yg sudah selesai study nya... monggo bareng2 dibantu untuk membuat pemerintah daerah percaya bahwa kapasitas putra dan putriu daerah tidak cuma lingkup kerja saja akan tetapi lingkup dalam bidang intelektual kita bisa bersaing.
 

"TRUS KARYA TATANING BUMI JEPARA"